Gedebus dan teman-teman kecilnya Sebuah catatan, ulasan dan ideologi.

Showing posts with label Games. Show all posts
Showing posts with label Games. Show all posts

Suatu sabtu di kantor, saya melihat teman saya main game yang desainnya bagus. Saya nyobain satu-dua level, ternyata lumayan juga! Akhirnya saya memutuskan untuk ikutan beli game tersebut: Monument Valley.

Ekspresionis Abis!

Monument Valley termasuk dari beberapa games berbayar yang saya beli. Selain karena desainnya yang cakep, gameplaynya juga mudah dimengerti. Hanya saja, yang memainkan harus punya daya imajinasi yang tinggi untuk mengutak-atik ilusi optik.

Sang karakter utama, Ida, berada di sebuah dunia antah berantah tanpa acuan gravitasi yang konsisten. Dari tempat awal, Ida harus berjalan menelusuri area hingga mencapai altar. Di atas altar, Ida harus meletakkan kunci-kunci geometri untuk maju ke level selanjutnya.

Jujur, saya agak bingung menjelaskannya lewat kata-kata. Namun apabila Anda pernah membaca komik manga Yu-Gi-Oh!, maka permainan ini mirip di dunia di dalam piramid ingatan Yugi. Lebih greget kalau pada main langsung gamenya.

Monument Valley
Developer - UsTwoGame rating - Everyone
Genre - Strategy
Platform - Android, iOS
Official website - www.monumentvalleygame.com
Untuk versi 2.3.0, terdapat tiga dunia yang dapat dimainkan:

  • Original, terdiri dari 10 stage (Rp 13.000,00). Dalam stage ini, diceritakan mengapa Ida harus berpetualang menyusun kembali monumen-monumen geometris. Stage pertama akan menjelaskan cara bermain di game ini.
  • Forgotten Shores terdiri dari 8 stage (Rp29.000,00). Stage ini merupakan kelanjutan dari original. Menambahkan beberapa gerakan-gerakan geometris yang tidak ada di versi Original.
  • Ida's Dream hanya terdiri dari 1 stage. Stage ini didedikasikan khusus untuk charity. Ada satu bagian yang cukup sulit, ketika memutar dunia yang hanya terdiri dari dua dimensi.
Hanya butuh beberapa jam untuk menyelesaikan game yang cukup menguji kreativitas kita. Penasaran dengan game ini? Monggo dibeli di Play Store atau App Store dan selamat berimajinasi.


Versi Hack Pertama yang Saya Mainkan

Setelah sukses dengan Pokemon hingga generasi kelima, beberapa programmer mencoba untuk membuat versi lain dari game RPG ini. Ada beberapa game custom Pokemon, namun saya tertarik memainkan versi Light Platinum. Pada kesempatan ini, saya akan mencoba memberikan sedikit pengantar dan review dari game ini.

Pokemon Light Platinum

Game Rating - Everyone
Genre - Role Playing Game
Platform - Gameboy Advance
Official Website & Download ROM - pokemonlightplatinum.com

Pokemon Light Platinum merupakan versi hack dari Pokemon Ruby dengan penambahan banyak pokemon-pokemon baru, penambahan sprite atau grafis dan tentu saja storyline. Meskipun demikian, bagi para gamers yang sudah akrab dengan cara bermain Pokemon Ruby tentu tidak akan sesulit para gamers Pokemon Red atau Gold (classic) untuk memahami game ini.

Brief Storyline

Seperti pada game-game sebelumnya, diperkenalkan karakter utama yang akan mewakili kita sebagai Pokemon Trainer di dalam game. Di awal game, kita digambarkan sebagai karakter utama yang tinggal di sebuah kota kecil Yellow di Zhery Region. Tugas kita adalah berpetualang melengkapi delapan lencana dari delapan gym di kota-kota besar Zhery Region untuk mencapai Elite Four Zhery serta mengalahkan sang Champion dari Zhery.

Setelah selesai dari Zhery Region, kita akan melanjutkan petualangan di Lauren Region. Kurang lebih sama, ada delapan lencana dari gym-gym di Lauren hingga mencapai Elite Four Lauren. Seiring dengan petualangan, kita akan sering "diganggu" oleh rival-rival main. Ada dua macam rival: yaitu rival yang seperjuangan, seperti Ash Ketchum; dan juga rival korup yang disebut sebagai Team Steam.

Team Steam -sama seperti Team Rocket, adalah organisasi yang berambisi menguasai dunia Pokemon yang dipimpin oleh Zero. Ambisi mereka adalah menangkap pokemon pertama Arceus, pencipta pokemon-pokemon lainnya. Tugas kita adalah menghambat gerak-gerik mereka.

Fitur-fitur dalam Pokemon Ruby seperti: Pokemon Beauty Contest, Safari Zone, Daycare, dan lain-lain masih tetap dijaga kecuali pertandingan ganda campuran (hehehe). Setelah menjadi juara baik di Zhery maupun di Lauren, maka tibalah saat kita berburu pokemon-pokemon legendaris dari Pokemon generasi pertama.

Review

Setelah memainkan (tentu saja no cheat) sampai mengejar pokemon-pokemon legendaris, boleh lah saya mulai memberi nilai pada game ini.
  • Gameplay : 4 / 5
  • Grafik : 4 / 5 (standar Gameboy Advance)
  • Storyline: 3.5 / 5 (tingkat kerumitan masih di bawah Ruby, beberapa dialog yang terjadi sama, ketersediaan petunjuk teka-teki sedang)
  • Glitch : 3.5 / 5 (masih ada glitch, seperti bisa berjalan di tepi perbukitan, ada papan nama yang tidak muncul keterangannya, Pokedex Hoenn-nya sepertinya kurang relevan, muncul huruf aneh saat berbicara dengan NPC, tidak punya Map sendiri sehingga harus datang ke PokeCenter).
Overall: 3.75 / 5

Glitch parah yang saya temukan:
  1. Bisa mengambil Master Ball sebanyak yang kita mau, yaitu di lantai teratas markas Team Steam, pohon sebelah kiri di deretan pohon paling bawah dalam ruangan.
  2. Setelah menamatkan Lauren Region, saya coba kembali 'iseng' ambil Master Ball sebanyak-banyaknya. Tiba-tiba saya menemukan lempengan berhuruf Alpha ketiga yang dicari oleh sang Professor (padahal sudah pernah diambil sebelumnya). Saya iseng-iseng mengambil dan mengembalikannya ke Professor. Sang Professor menceritakan kembali kisah Arceus hingga selesai, dan setelah itu saya tidak bisa main game ini lagi. :'(
  3. Yang cukup mengganggu adalah: tidak semua kota bisa didatangi dengan HM Fly.
  4. Pulau Orange dan World Championship terletak di lokasi yang sama di peta, tidak seharusnya demikian.
Okelah, kurang lebih demikian review saya mengenai game ini, tidak ada salahnya jika Anda sekalian mencoba memainkan game versi hack yang satu ini. Oh iya, mengingat ada Glitch nomor 2, maka saya sarankan jangan mengambil lempengen tersebut supaya tidak mengganggu permainan.

* Sumber gambar: pokemonlightplatinum.com

Kalau ingat istilah Game Rhythm, saya teringat pada game injak-injak lantai yang dikenal orang dengan nama Dance-dance Revolution. Dulu, saya sering lihat orang-orang yang main game seperti ini di arcade game center seperti Timezone atau semacamnya. Biasanya sih saya lebih sering ngelihat cewek-cewek main, walaupun kadang ada cowok juga yang mainnya jago. Dan jujur saja, karena saya minder ngelihatin orang-orang yang udah pada jago, akhirnya saya gak pernah mainin game-game rhythm semacam itu. Saya hanya cukup senang ngelihatin orang-orang pada main.

Angin berhenti, ombak di laut berderai, tanah daratan mengering. Dua ratus tahun lamanya, dunia dilanda kekacauan alam. Kekacauan ini disebabkan oleh redupnya empat kristal alam: bumi (earth), api (fire), air (water), dan angin (wind). Empat iblis menguasai keempat kristal alam sehingga cahayanya meredup. Beberapa orang meyakini suatu ramalan yang mengatakan bahwa akan muncul empat ksatria yang akan mengembalikan cahaya kristal tersebut dan membawa kedamaian dalam dunia.
Melindungi bumi, adalah misi utama yang biasa dijadikan tema-tema game sampai film-film box-office. Tidak terkecuali Contra, yang menjadi inspirasi game-game petualangan 'tembak-tembakan' yang muncul setelahnya. Contra menjadi game klasik yang bagi saya layak dimainkan setelah lebih dari dua dekade sejak game ini diciptakan.

Jika kita melihat Title Screen dari game ini, tampak bahwa game ini resmi dipublikasikan oleh Konami pada tahun 1988: sebelum saya dilahirkan. Sebelum dibuat dalam versi game rumah (Nintendo), Contra dibuat untuk konsol arcade / mesin ding-dong pada tahun 1987. Karena minat terhadap game ini, beberapa perusahaan game memunculkan laga-laga Contra yang lain.

Nah, saat ini saya akan bercerita mengenai Contra yang pertama kali dirilis ini. Contra dapat dimainkan oleh dua orang. Permainannya cukup sederhana, yaitu menggunakan konsep side-scrolling (seperti Mario Bros) kecuali di stage 2 dan 4 yang seolah-olah front-scrolling. Tidak seperti Mario Bros, petualangan kedua orang tersebut adalah 'tembak-tembakan' melawan koloni alien yang bernama Red Falcon.
Dalam petualangannya, mereka dibantu oleh persenjataan. Di tengah-tengah perjalanan, mereka dikirimi kapsul persenjataan. Kapsul itu berisi huruf bersayap yang masing-masing menandakan upgrade persenjataan yang berbeda, yaitu:
  1. M - Machine Gun
  2. L - Laser Gun
  3. S - Spread Gun
  4. F - Fire Gun
  5. R - Rapid Fire (mempercepat tembakan)
  6. B - Barrier (kebal / invicibility)
  7. [] - Destroy all enemies

Plot Contra Versi Amerika

Pada tahun 2633, koloni alien telah selesai mendirikan markasnya di sebuah pulau di selatan Amerika dan mulai mengancam peradaban manusia. Dua prajurit militer bernama Bill "Mad Dog" Rizer dan Lance "Scorpion" Bean diutus untuk menghancurkan koloni alien tersebut. Bill dan Lance harus menghadapi 8 zona wilayah sebelum menghancurkan inti koloni alien tersebut.

Stage 1 - Jungle

Hutan (jungle) adalah tempat Bill dan Lance diterjunkan. Di sini mereka diperkenalkan dengan situasi pulau yang dijaga ketat oleh sejumlah pasukan dan mesin-mesin penembak. Di penghujung hutan, mereka berdua berhadapan dengan gerbang markas pertama.

Stage 2 - Base 1

Membobol gerbang markas berarti 'mengacak-acak' isi markas (base). Bill dan Lance akan menghadapi lima lapis pertahanan di markas ini hingga berujung pada mega-komputer sistem pertahanan Red Falcon di markas pertama ini.

Stage 3 - Waterfall

Setelah menghancurkan sistem pertahanan Red Falcon di markas bertama, Bill dan Lance melanjutkan penyerangannya di air terjun (waterfall). Pada stage ini, mereka harus loncat-loncat hingga berada di puncak air terjun. Anehnya, kedua orang ini tidak kenal lelah! Di puncak air terjun, mereka berjumpa dengan gerbang markas kedua yang kini sudah berwujud alien.

Stage 4 - Base 2

Seperti yang dilakukan di Stage 2 (Base 1), mereka harus mengacak-acak delapan lapis sistem pertahanan di markas kedua ini. Base 2 ini tentu lebih sulit dibanding dengan Base 1. Di penghujung markas kedua, mereka kembali berhadapan dengan mega-komputer sistem pertahanan yang lebih sulit dihancurkan.

Stage 5 - Snowfield

Berjuang memang tidak kenal lelah, mereka harus berhadapan dengan macam-macam situasi. Stage 5 ini adalah yang paling aneh, karena hanya satu-satunya yang mengalami musim salju. Kira-kira hampir mirip dengan Stage 1 (Jungle), mereka akan berhadapan dengan rangkaian pasukan dan mesin pembunuh, serta lemparan bom (yang tidak diketahui siapa yang melemparnya). Di penghujung ladang salju ini, mereka akan menghadapi UFO.

Stage 6 - Energy Zone

Menurut saya, stage 6 ini adalah yang paling sulit untuk dilalui. Seperti namanya, stage ini adalah pusat sumber energi yang menghidupkan seluruh pulau. Beberapa pipa sengaja dilubangi untuk menyemburkan api. Semburan-semburan ini bahkan nyaris tak terhindarkan! Di penghujung stage, mereka harus menghadapi robot (alien?) raksasa dengan tubuh kekar, loncat-loncat, jalan-jalan serta melemparkan benda semacam cakram.

Stage 7 - Hangar

Setahu saya, hangar adalah tempat parkir pesawat (sekaligus bengkelnya). Tetapi Hangar yang di sini mirip pabrik jebakan. Ikuti jalan hingga tiba di gerbang menuju perut alien.

Stage 8 - Alien's Lair

Stage ini adalah pamungkas dari permainan Contra. Bill dan Lance berada di dalam perut alien! Musuh-musuh yang ada di sini sudah tidak tampak seperti manusia lagi, tetapi makhluk-makhluk aneh mirip udang, bulu babi, dan laba-laba. Di penghujung perut ini, mereka harus menghancurkan jantung yang menjadi inti kehidupan pulau alien ini.


Nah, dengan hancurnya jantung tersebut, hancur pula seluruh aktivitas pulau misterius tersebut. Bill dan Lance ditarik kembali ke markas, dan seperti ending cerita-cerita yang lain: bumi telah selamat.

Epilog

Dengan bermodal 5 nyawa, rasanya memang sulit untuk terus melaju hingga tempat pusat kehidupan alien. Selain jumlah musuh bertambah banyak, terrain jalan dan jebakan yang muncul tiba-tiba juga menjadi ancaman tersendiri bagi Bill dan Lance (maksud saya bagi siapa pun yang memainkan kedua karakter tersebut). Akan tetapi, sejauh ini Contra menjadi game yang menarik (waktu itu dan sekarang).

Saya membayangkan beberapa tahun mendatang, yaitu ketika generasi anak-anak saya. Apakah mereka ngerti permainan waktu bapaknya dulu masih kecil? Tentu saja pada masa yang akan datang itu, konsol game sudah semakin maju. Permainan sudah semakin kompleks, baik dalam segi gameplay maupun grafiknya.

"Game-game dulu selalu seru dimainkan, karena para pemain dimanjakan keindahan ide ceritanya tanpa memandang kualitas grafik dan gameplay-nya."
Sudah pernah bermain Empire Defense 1 di Android kamu? Kalau belum silakan buka link tersebut untuk mendapatkan penjelasan singkat mengenai game ini. Selanjutnya, saya akan memberikan salah satu alternatif strategi yang saya gunakan.

Pendahuluan

Ada beberapa poin yang ingin saya jelaskan sebelumnya mengenai strategi yang telah saya gunakan.
  1. Strategi ini telah saya pakai mulai dari level Very Easy sampai Hard. Tidak semata-mata dapat digunakan untuk level Hard, mengingat tower-tower yang digunakan harus diupgrade secara bertahap.
  2. Hingga saat ini, yaitu ketika strategi ini diposting, saya telah melakukan upgrade Archery Tower hingga level 100, High Archery Tower hingga level 100, Bombard Tower hingga level 50, masing-masing Eagle Eye Tower dan Force Tower masih level 0, sedangkan Frozen Tower masih level 10.
  3. Saya belum dapat memecahkan level Very Hard, terutama di level 84, yaitu dengan pasukan kuda yang sangat banyak. Mungkin dibutuhkan strategi dan upgrade senjata yang maksimal.

I. First Impression

Di awal permainan, kita hanya mendapat modal minimal. Paling tidak, kita bisa membangun jalur genosida (jalur pembunuhan masal) yang cukup mempersulit lawan yang melewati darat. Akan tetapi, jalur yang akan kita buat ini harus mempertimbangkan bahwa pada wave 30, kita akan berjumpa dengan musuh yang melalui udara. Setidaknya, kita harus  membangun jalur darat ini hingga wave 20-an.


Pada tahap ini, saya cukup membangun rangkaian tower dengan susunan seperti tampak pada gambar. Perhatikan tower yang paling bawah (kolom ke 6 dari kiri). Jika dirasa pertahanan ini kurang kuat, maka Anda bisa memberlakukan buka-tutup pintu. Hal ini dilakukan dengan menghancurkan tower yang paling bawah tersebut dan menutup pintu paling kanan dengan tower. Selanjutnya, kita harus mulai memikirkan untuk membangun serangan udara.


II. Meet The Air Force and The Elephant

Pada tahap kedua ini, saya mulai membangun High Archery Tower, paling tidak sebanyak tiga atau empat High Archery Tower. Hal ini dilakukan untuk menanggulangi musuh yang lewat melalui udara. Saya membuat beberapa celah, yang nanti akan diisi oleh Frozen Tower dan Eagle Eye Tower. Dalam gambar di bawah ini, High Archery Tower dipasang mulai dari kolom ke-7).

Setelah pembangunan dimulai, kita akan berhadapan dengan tiga wave pasukan udara sebelum kita menghadapi gajah. Sambil berjalan saja, kita bisa menambah High Archery Tower hingga 9 atau 10 unit. Tidak lupa kita membuat Frozen Tower dan dibangun sampai maksimal setiap tiga kolom untuk memperlambat pasukan udara (perhatikan gambar).




Permasalahan yang akan muncul setelahnya ada di wave 50, yaitu munculnya seekor gajah. Gajah inilah yang paling kuat di antara lainnya. Untuk itu sejak wave 40, kita sudah mempersiapkan jalur genosida ini (perhatikan gambar).

Dengan demikian, strategi yang saya tawarkan di wave 20-50 adalah membuat barisan High Archery Tower yang dilengkapi 3 Advanced Frozen Tower, dilanjutkan dengan membangun jalur hingga lengkap.

III. Decoy Tower

Decoy Tower hanya merupakan istilah saja. Tower ini sebenarnya adalah Archery Tower biasa, yang tidak perlu diupgrade, yang berfungsi untuk buka-tutup pintu. Beginilah cara kerjanya:

Archery Tower yang ditandai lingkaran merah inilah yang merupakan Decoy Tower.
Beginilah Decoy Tower bekerja, yaitu dengan substitusi tower lain yang ditandai
lingkaran hijau.

Dengan demikian, gajah-gajah harus kembali mengitari arena. Jika masih dirasa kurang kuat, Anda bisa menghancurkan tower hijau dan membangun kembali tower merah, supaya gajah mengitari arena untuk ketiga kalinya. 

Decoy Tower ini terbukti efektif untuk mengalahkan macam-macam musuh selain gajah, terutama untuk gerobak (Siege Weapon) ataupun barisan musuh dalam jumlah yang banyak. Intinya, kalau sudah mendekati titik di dekat tower hijau, hancurkan tower merah dan bangun tower hijau. Begitu pula sebaliknya.

IV. Meet the Zeppelin

Zeppelin adalah musuh yang paling kuat kedua setelah gajah. Jika membunuh satu unit saja, kita bisa mendapatkan uang sebesar 100 yang memungkinkan kita melakukan pembangunan besar-besaran. Akan tetapi, untuk menghadapi zeppelin ini tidaklah mudah, padahal zeppelin pertama muncul di wave 60. Untuk itu, setelah menghadapi gajah di wave 50, kita harus langsung menambah High Archery Tower.


Sekali lagi, beberapa ruang yang tersisa di antara High Archery Tower tersebut akan saya gunakan untuk membangun Eagle Eye Tower. Setelah berhadapan dengan zeppelin pertama, di wave 61, kita akan bertemu dengan dua ekor gajah!

V. Meet Two Elephants, Separate Tower

Yang saya yakini, tidak semua tower harus diupgrade! Apalagi dalam game ini, barisan musuh akan semakin ditumpas apabila ada dua musuh atau lebih yang berjalan berdampingan karena tower hanya akan menembaki yang satu tetapi tidak yang lain. Berbeda dengan Frozen Tower, pada tahap advanced (dua kali diupgrade dalam game) serangan es-nya berpengaruh terhadap area (bisa lebih dari satu yang terkena efek slow).

Akibatnya, dua ekor gajah yang berjalan berdampingan akan selamanya berdampingan. Untuk itu kita perlu Separate Tower, yaitu Frozen Tower yang diupgrade sekali saja (tidak sampai maksimal). Separate Tower ditandai dengan lingkaran biru seperti tampak pada gambar.


Dengan dibantu Separate Tower ini, setidaknya dua gajah itu tidak berjalan berdampingan untuk beberapa saat sehingga masing-masing dapat diserang oleh tower-tower penyerang lainnya. (Rasakan bedanya apabila Separate Tower ini diupgrade maksimal).

VI. Do The Rest

Setelah memahami hingga tahap kelima di atas, maka tahapan selanjutnya bisa dilakukan secara bebas, yaitu dengan melengkapi celah-celah lainnya dengan Eagle Eye Tower, Force Tower sekaligus melakukan upgrade terhadap tower-towernya selain Separate Tower. Sekali lagi, tidak perlu semua tower diupgrade. Perhatikan langkah-langkah akhir yang saya lakukan.

Menambahkan Bombard Tower di depan, mengupgrade Frozen Tower satu kali.
Mulai menambahkan Eagle Eye Tower, mengupgrade Archery Tower dan Frozen Tower mulai dari belakang.
Melakukan penambahan Eagle Eye Tower, Force Tower dan terus mengupgrade Archery Tower dan Frozen Tower.
Tidak lupa mengupgrade High Archery Tower.
High Archery Tower telah selesai diupgrade semuanya.
Upgrade Eagle Eye dan Force Tower, persiapan untuk berhadapan dengan 3 zeppelin di wave 99.
Pada wave 89, saya menyelesaikan seluruh rangkaian jalur genosida. Tinggal melakukan buka-tutup Decoy Tower.

Pada wave 89, saya telah merampungkan jalur genosida. Tugas selanjutnya adalah melakukan buka-tutup Decoy Tower untuk mencegah musuh-musuh yang terlalu kuat. Dengan strategi ini, paling tidak saya bisa mempertahankan life tetap 20.

Strategi ini saya coba mulai dari Very Easy sampai Very Hard, tetapi baru efektif hingga level Hard. Seiring dengan permainan, saya melakukan upgrade tower di Tower Store.

Kalau ada yang berbagi strategi, boleh nih.... ^_^

Sudah lama nggak posting artikel tentang game. Baiklah, kali ini saya akan menampilkan sedikit komentar saya tentang sebuah game strategi Android berjudul Empire Defense. Seperti permainan-permainan strategi ber-genre tower defense lainnya, misi utama dari Empire Defense adalah melindungi markas dari serangan musuh dengan menggunakan persenjataan. Seperti apa permainannya? Baiklah, saya akan mencoba menggambarkan sedikit tentang game ini.

Empire Defense, defend your castle!
Jika belum mengenal game ini, Anda mungkin akan terasa bosan dengan permainannya. Seperti yang telah disebutkan, tugas kita adalah membangun semacam benteng persenjataan untuk melawan serangan musuh. Musuh-musuh akan menyerang dalam 100 gelombang (100 waves) yang muncul berurutan setelah 1 gelombang selesai.

Dalam satu area permainan, ada dua macam pintu: pintu masuk musuh dan pintu keluar musuh. Pintu masuk musuh adalah titik awal kemunculan sejumlah pasukan musuh, sedangkan pintu keluar musuh adalah titik akhir perjalanan pasukan musuh. Jika pasukan musuh berhasil mencapai pintu keluar ini, maka kita akan kehilangan sebuah life point tiap satu pasukan. Untuk menghindari hal tersebut, kita harus membangun sistem pertahanan untuk melawan serbuan musuh. Perhatikan contoh berikut ini, gambar di bawah adalah strategi awal yang saya gunakan untuk mempertahankan kastil.


Sebelum menjelaskan tentang musuh dan persenjataan, saya akan menjelaskan beberapa hal penting yang harus diperhatikan selama permainan. Di bagian atas layar permainan, tampak 4 ikon, yaitu:

  1. Emas, adalah sumber dana untuk membangun persenjataan dalam sekali permainan. Emas diperoleh dengan memusnahkan pasukan atau dengan bantuan [Tavern].
  2. Hati, adalah life point yang dimiliki kastil. Jumlah awal yang diberikan adalah 20, jadi kita harus mempertahankan kastil dari maksimal 20 pasukan. Dengan bantuan [Tavern], life point dapat bertambah.
  3. Kristal biru, digunakan untuk membeli jenis tower baru atau upgrade tower di Tower Store. Kristal biru diperoleh dengan memusnahkan pasukan, serta akumulasi skor setelah satu permainan berakhir.
  4. Level, adalah pertanda tingkat kesulitan dan nomor wave yang sedang berlangsung. Pada gambar di atas, berarti kita sedang memainkan level 2 wave 88.

Di bagian bawah-kiri layar permainan, tampak ada 3 ikon: roda gigi untuk pause dan membuka menu options, fast forward untuk mempercepat/memperlambat permainan, dan lup +/- untuk zooming. Sedangkan di sebelah bawah-kanan layar permainan adalah jenis-jenis tower yang digunakan dalam permainan. Pemilihan jenis-jenis tower dilakukan sebelum permainan dimulai. Pada awal permainan, kita diberi pilihan 4 buah tower. Jumlah yang 4 ini dapat diupgrade sampai berjumlah 6 di Tower Store.

Ada beberapa jenis pasukan musuh yang menyerang, yaitu pasukan melee, horseman, siege weapon, dan animal army. Berikut ini adalah jenis-jenis pasukan, nomor di dalam tanda kurung [...] menandakan jumlah emas yang diperoleh dengan membunuh satu unit pasukan.

  1. Melee, adalah pasukan berjalan biasa. Ada tiga jenis pasukan melee, yaitu Spearman[1] (pasukan bertombak), Swordsman[1] (pasukan pedang dengan baju zirah), Axeman[2] (pasukan berkapak).
  2. Horseman, adalah pasukan berkuda. Ada dua jenis pasukan berkuda, yaitu Cavalrier[2] dan Paladin[3]. Hati-hati, pasukan berkuda tentu berjalan lebih cepat daripada pasukan melee.
  3. Siege Weapon, adalah pasukan berupa mesin-mesin perang. Ada dua jenis mesin perang, yaitu Battering Ram[6] yang hanya menyerang melalui jalur darat, dan Zeppelin[100] yang hanya menyerang melalui jalur udara. Persenjataan yang digunakan untuk melawan pasukan darat berbeda dengan pasukan udara.
  4. Animal Army, adalah pasukan hewan. Ada dua jenis pasukan hewan, yaitu Elephant[100] yang menyerang di jalur darat, dan Flying-man[5] yang menyerang di jalur udara.


Untuk menghadapi pasukan-pasukan tersebut, kita harus membangun sistem pertahanan yang kuat. Perlu diperhatikan bahwa senjata yang kita pilih memiliki efektivitas masing-masing. Ada yang lebih efektif untuk menyerang pasukan darat saja, ada yang untuk pasukan udara saja, ada yang untuk keduanya, ada yang untuk memperlambat langkah pasukan, dan ada tower support untuk bantuan. Berikut ini adalah jenis-jenis tower yang dapat dipilih (urut dari kiri atas, nomor di bawah gambar menunjukkan harga tiap tower):


  1. Archery Tower, tower panah biasa yang menyerang semua target dengan cepat.
  2. Bombard Tower, tower meriam yang lebih kuat namun kecepatannya rendah.
  3. High Archery Tower, tower panah biasa yang hanya merang target di udara.
  4. Frozen Tower, tower yang memperlambat langkah musuh, tetapi tidak menyerang.
  5. Eagle Eye Tower, tower yang memperjauh jarak tembak tower-tower di sekitarnya.
  6. Force Tower, tower yang menambah kekuatan tembak tower-tower di sekitarnya.
  7. Poison Tower, tower yang menembaki musuh dengan racun.
  8. Electric Tower, tower yang menyerang musuh dengan sengatan listrik.
  9. Tavern, tower yang menghasilkan uang dan menyembuhkan life point.
  10. Doom, tower yang mampu menghancurkan segalanya.
  11. Spike Tower, tower yang menyerang semua musuh di sekitar tower.

Sebagai pemula, kita diberi 4 tower pertama (nomor 1 - 4). Paling tidak kita bisa membuat jalur dengan Archery Tower dan Frozen Tower. Selanjutnya, tinggal melengkapi dengan High Archery Tower dan Bombard Tower.

Di Menu utama game, Anda menjumpai pilihan: Resume (untuk meneruskan permainan terakhir yang belum selesai), New Game (untuk memulai permainan baru), Achievement (penghargaan-penghargaan yang bisa diperoleh dengan menyelesaikan misi tertentu), Tower Store (untuk beli atau upgrade tower), Options (untuk setting game) dan Quit (untuk keluar dari permainan).

Bagaimana strategi Anda?

Pernah tau Felix the Cat? Kucing cerdik dengan tasnya yang penuh misteri. Siang hari ini, saya membuka emulator Nintendo dan memainkan game klasik tahun 1992 ini.

Permainannya cukup sederhana, sama seperti game side-scrolling lainnya (contoh: Mario Bross). Hanya saja, Felix the Cat membawa tas ajaibnya yang bisa berubah menjadi senjata.

Kitty, pacar Felix diculik oleh Professor. Sepertinya, Professor ingin tahu rahasia yang dimiliki oleh Felix. Namun Felix memang cerdik, dengan tas ajaibnya, dia berpetualang melawan Professor dan anak buahnya.

Dari 9 level yang tersedia, Felix the Cat harus melalui medan yang secara umum berupa: daratan, udara, laut, bawah laut, dan luar angkasa. Felix mampu mengubah tasnya menjadi senjata sekaligus kendaraan di masing-masing medan yang berbeda. Namun ilmu sihirnya tidaklah bertahan lama, Felix harus minum susu secara berkala.

Gambar di samping adalah boss tiap levelnya.
Seri The Flintstones: The Rescue of Dino & Hoppy ada sebelum The Surprise at Dinosaur Peak! Saya melanjutkan permainan ini setelah memainkan seri kedua dari The Flintstones tersebut. Secara umum, gameplay dari seri yang satu ini sama, hanya saja tidak bisa berganti-ganti karakter antara Fred dan Barney.

Kronologi

Masih pada jaman di mana Flintstone hidup, suatu peristiwa mengejutkan terjadi. Di tengah kedamaian jaman batu, seseorang bernama Dr. Butler datang dari abad ke-30 untuk menculik Dino dan Hoppy (hewan peliharan Flintstone dan Rubble) untuk koleksi kebun binatangnya. Selain itu, Dr. Butler juga merusak mesin waktu Gazoo agar tidak bisa menyelamatkan kedua hewan malang itu.

Fred dan Gazoo bersama-sama berpetualang untuk mengumpulkan komponen-komponen mesin waktu yang tersebar di seluruh kepulauan purba tersebut. Pencarian mereka tidaklah mudah, mereka harus menghadapi rintangan dan boss-boss yang menanti di tiap levelnya.




Petualangan

Mesin waktu tersebar di seluruh penjuru kepulauan. Masing-masing komponen dijaga oleh boss-boss yang beberapa di antaranya adalah anak buah dari Dr. Butler.

Peta kepulauan purba
Level 1 : Kampung-kampung 1 (rumah-rumah batu)
Level 2 : Daratan bersalju
Level 3 : Hutan
Level 4 : Kampung-kampung 2 (rumah-rumah kayu)
Level 5 : Kastil drakula
Level 6 : Kampung-kampung 3 (mirip Jepang)

Klik untuk memperbesar
Setelah komponen lengkap, Fred dan yang lainnya dikirim ke abad ke-30 untuk menyelamatkan Dino dan Hoppy. Dunianya tampak modern, mirip di luar angkasa. Di penghujung level, Fred harus melawan Dr. Butler dengan semua alat-alatnya.


Klik untuk memperbesar
Setelah mengalahkan Dr. Butler, Fred memasuki ruang rahasianya dan menemukan Dino dan Hoppy ada di sana. Mereka pun pulang ke jaman batu yang penuh kedamaian.



Kembali lagi dengan game-game klasik Nintendo, kali ini saya memainkan The Flintstones: The Surprise at Dinosaur Peak! Permainannya cukup sederhana, hampir sama dengan Mario Bros. Pemain harus berjalan mengikuti area hingga bertemu dengan boss pada tiap level. Dalam game ini, pemain bisa menggunakan Fred Flinstone dan Barney Rubble secara bergantian dengan menekan tombol [select] pada gamepad.

Kronologi

Kembali ke jaman batu, kita akan bertemu dengan keluarga Flintstone dan Rubble. Kedua anak mereka, Pebbles dan Bamm-bamm, hilang entah ke mana. Panik akan hal ini, Fred dan Barney bersama-sama mencari kedua anak mereka. Akhirnya mereka menemukan anak mereka berada di lereng gunung berapi yang aktif. Sebelum Fred dan Barney mengajak mereka pulang, gunung itu meletus dan mengeluarkan lahar. Karena lahar itu, orang tua dan anak terpisahkan pada jarak yang sebenarnya cukup dekat. Legenda mengatakan, gunung berapi tersebut meletus akibat amukan seekor dinosaurus yang tinggal di dalam gunung berapi itu.

Terpisahkan oleh lahar
Untuk menolong anak-anak mereka, Fred dan Barney harus berjalan memutari kepulauan purba. Mereka meminta pertolongan Pterodactyl agar diantarkan ke gunung berapi. Mereka ingin membujuk dinosaurus itu agar tidak marah dan menghentikan lahar. Masalahnya, Pterodactyl tidak memberikan bantuannya secara gratis. Dia harus disuap dengan lima buah permata yang diperoleh dengan melawan boss-boss pada tiap-tiap stage.

Petualangan

Peta pulau jaman batu Flintstones
Untuk mendapatkan kelima permata tersebut, Fred dan Barney harus berpetualang pada lima level awal.
Level 1 : Hutan
Level 2 : Pyramid
Level 3 : Lereng gunung
Level 4 : Rumah dan saluran pembuangan air
Level 5 : Manor berhantu

Ini dia boss-bossnya

Klik untuk memperbesar
Setelah mendapatkan semua permata, mereka akan bertemu dengan sang Pterodactyl pelit, kemudian di antar menuju ke gunung berapi. Di sana mereka harus bertarung melawan anak dino yang sombong.
Level 6 : Di luar gunung
Level 7 : Di dalam gunung


Klik untuk memperbesar
Setelah dikalahkan, si induk dinosaurus mengabulkan permintaan mereka untuk menghentikan lahar. Akhirnya mereka pun pulang dengan selamat dengan membawa anak-anak mereka masing-masing.

Fin

Diamond Rush adalah game petualangan yang dapat dimainkan di ponsel produksi Gameloft. Dilihat dari akar kata-katanya, diamond berarti berlian dan rush berarti serbuan. Tujuan dari game ini adalah memang mengoleksi ratusan bahkan ribuan berlian.

1. Gameplay

Permainannya cukup sederhana, Anda tinggal menekan tombol-tombol kanan, kiri, atas atau bawah (bisa diwakili oleh 4, 6, 2, atau 8) untuk bergerak dan tombol pusat (bisa diwakili oleh 5) untuk menggunakan senjata. Tujuannya adalah mengoleksi semua berlian yang mungkin diambil, serta tidak terjebak dalam reruntuhan batu. Batu-batu itulah yang terkadang menghalangi kita untuk mengambil berlian-berlian yang tersebar pada seluruh stage.

Pada setiap stage, terdapat beberapa titik checkpoint (titik aman). Terkadang bahkan sering kali, kita bisa salah meletakkan batu sehingga tidak bisa melanjutkan permainan atau buntu. Melalui checkpoint yang dilambangkan dengan lingkaran hitam berbintang, pemain bisa memutar waktu kembali saat dia menginjak checkpoint tersebut. Caranya adalah dengan menekan tombol pusat (atau 5) di lokasi checkpoint. Apabila benar-benar buntu, tidak bisa kembali ke checkpoint tersebut, bisa tekan "*" di manapun kita berada. Pada akhir tiap stage, terdapat pintu keluar untuk menuju ke stage selanjutnya. Akan tetapi pintu keluar tersebut terkunci dan dijaga dengan gembok besar. Biasanya, pemain harus menemukan kunci (emas) untuk membuka pintu serta mengumpulkan sejumlah berlian ungu untuk membuka gembok tersebut.

2. Alur Cerita

Sebelum terisi, batu misterius
itu masih berlubang.
Tidak diceritakan siapa yang bermain sebagai karakter utama, okelah saya akan menyebut dia sebagai Arthur. Arthur adalah seorang maniak berlian. Siapa yang menyangka bahwa penemuan batu lingkaran misterius membawanya ke sebuah petualangan yang menakjubkan. Ya! Petualangan mencari berlian. Pada batu misterius tersebut, ada tiga buah lubang berbentuk berlian. Arthur berpikir: seharusnya lubang ini diisi oleh berlian. Pada ketiga lubang itu, terdapat ukiran yang menjadi petunjuk petualangannya. Petunjuk tersebut antara lain adalah api (yang membawanya ke Angkor Wat), helm perang (yang membawanya ke Bavaria) dan es (yang membawanya ke Tibet). Tentu saja, untuk menemukan ketiga berlian yang hilang itu tidaklah mudah. Arthur harus memasuki labirin-labirin sebelum mendapatkan berlian-berlian tersebut. Arthur dibantu oleh kemampuannya menggambar peta, serta kemampuan Anda untuk menemukan jalan-jalan rahasia.

Angkor Wat

Petualangan pertama Arthur adalah menjelajahi Angkor Wat, yaitu candi besar bercorak agama Budha di Kamboja. Penjelajahannya ini dilakukan dengan melewati lorong-lorong di bawah Angkor Wat yang strukturnya berupa batuan dan rumput liar. Ada delapan lokasi yang harus dijelajahi sebelum tiba di lokasi kesembilan, tempat berlian api tersembunyi. Ada juga empat lokasi rahasia yang bisa dijelajahi di sini. Angkor Wat ini dipenuhi dengan ular-ular berbisa yang siap menyerang Arthur.

Di Angkor Wat ini, Arthur akan menemukan Palu Ajaib yang dapat digunakan untuk memecah beberapa batu penghalang yang sudah rapuh. Palu itu juga bisa digunakan untuk menghajar ular-ular berbisa Angkor Wat. Di penghujung lokasi di mana terdapat berlian api, Arthur bertemu dengan Ular Api Raksasa yang menjaga kotak penyimpan berlian tersebut. Ia pun harus mengalahkan ular tersebut dengan batu-batu candi di sekitar situ. Hati-hati! Ular tersebut menyemburkan api lewat samping-samping kepalanya.

Bavaria

Setelah selesai dengan misi pertamanya, Arthur melanjutkan perjalanannya ke sebuah kastil (mungkin kastil Neuschwanstein) di Bavaria, Jerman. Arthur harus menjelajahi seluruh kastil yang dipenuhi oleh tarantula, patung tentara Teuton yang bisa gerak-gerak sendiri,  bola-bola pedang dan bola-bola api yang bisa menggelinding sendiri. Ada sembilan lokasi yang harus dijelajahi sebelum tiba di lokasi kesepuluh, tempat berlian perak tersembunyi. Ada pula tiga lokasi rahasia yang bisa dijelajahi.

Di Bavaria, Arthur akan menghadapi kesulitan bernapas di air. Di sini Arthur akan menemukan dua buah alat, yaitu kait ajaib dan minuman ajaib untuk bernapas di dalam air. Kait tersebut bisa digunakan untuk menarik batu besi, bom dan hewan-hewan buas. Di penghujung kastil, Arthur bertemu dengan Ksatria Teuton yang bangkit dengan kekuatan sihir jahat. Serangan kapaknya menyemburkan api vertikal ke atas, bersiap-siap saja menghindar karena setingkat lebih sulit daripada Ular Api Raksasa. Setelah mengalahkan ksatria tersebut, Arthur mendapatkan akses bebas menuju kotak berlian perak yang dicari-cari itu.

Tibet

Tibet merupakan tujuan akhir Arthur. Di Tibet, Arthur harus menjelajahi sebuah istana yang diliputi salju (mungkin istana itu adalah istana Potala). Di dalam kastil ini, banyak sekali halang rintang yang harus dihadapi, antara lain stalagtit yang bisa jatuh kapan pun, monyet liar, kura-kura batu, patung naga yang menyemburkan es serta shaolin-shaolin (mirip Aang-nya Avatar) yang menembaki Arthur dengan tombak. Di istana ini juga terdapat guci ajaib yang bisa menerbangkan batu (guci apaan ya tuh?). Terdapat sepuluh lokasi sebelum menemukan lokasi berlian es.

Di Tibet ini, palu ajaib Arthur akan dilengkapi dengan sihir es menjadi Palu Es. Dengan palu ini, Arthur tidak hanya mampu membuat pusing hewan-hewan itu tetapi juga membekukannya menjadi es. Di penghujung istana, Arthur akan berjumpa dengan Yeti -si penunggu berlian es. Hati-hati dengan stalagtit yang bisa jatuh ketika Yeti memukul bumi. Kali ini senjata untuk mengalahkannya bukanlah batu seperti mengalahkan ular dan ksatria teutonic. Arthur harus membekukan monyet-monyet setelah pintu dibuka dengan memukul switch biru di bawah. Setelah Yeti terkalahkan, pintu menuju kotak berlian es akan terbuka.

3. Toko (Store)

Dalam petualangannya, Arthur akan memperoleh berlian-berlian berwarna ungu dan merah. Berlian merah digunakan untuk membuka lokasi Bavaria dan Tibet. Sedangkan berlian ungu dapat digunakan untuk membeli beberapa jubah untuk melindungi Arthur. Jubah-jubah tersebut antara lain:
Chain Vest (5 life points)
Magical Suit (6 life points)
Mithril Vest (7 life points)
Crystal Jacket (8 life points)


4. Peta (Rute Hingga Selesai)




Epilog

Game ini sederhana, walaupun tidak sesederhana ceritanya. Butuh keahlian menekan keypad serta sedikit asah otak agar perjalanan tidak buntu oleh karena reruntuhan batu. Permainan masih bisa dilanjutkan tanpa ketiga berlian khusus itu, tentu untuk membuka beberapa jalan-jalan rahasia yang tersisa. Biasanya jalan rahasia itu membutuhkan alat-alat yang belum tersedia. Di Angkor Wat misalnya, masih ada jalan rahasia yang membutuhkan palu es atau kait ajaib yang tidak didapatkan di Angkor Wat. Anda ingin memainkannya?
author
Yacob Ivan
Indonesian, Mathematician, Business Analyst, Android Developer, History-traveller | http://www.yacob-ivan.com